You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Nakertrans Meriahkan Bursa Kerja Gratis Dengan Doorprize
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Bursa Kerja Jaktim Sediakan Undian Berhadiah

Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur akan kembali menggelar bursa kerja (job fair), 24-26 November mendatang. Bursa kerja tersebut digelar secara gratis dan akan diikuti 40 berbagai perusahaan. Tak hanya itu, untuk menarik pencari kerja, Sudin Nakertrans juga akan menggelar undian berhadiah. 

Nanti akan ada doorprize untuk para pencaker yang datang, maksudnya sebagai daya tarik pencari kerja untuk berbondong-bondong datang ke job fair

"Nanti akan ada doorprize untuk para pencaker yang datang, maksudnya sebagai daya tarik pencari kerja untuk berbondong-bondong datang ke job fair," kata Kepala Sudin Nakertrans Jakarta Timur, Atok Baroni Hidayat, Jumat (20/11).

Selain diramaikan oleh stan-stan perusahaan penyedia lowongan pekerjaan, bursa kerja yang dibuka mulai pukul 10.00 hingga 16.00 itu juga mengagendakan seminar, walk in interview, dan psikotes.

Sudin Nakertrans Jaktim Kembali Gelar Bursa Kerja

Bursa kerja kali ini, lanjut Atok, merupakan bursa kerja kedua yang dihelat Sudin Nakertrans Jakarta Timur tahun 2015 ini. Di antara 40 perusahaan yang ikut serta, ada sekitar 10 perusahaan baru.

"Ada sekitar 10 perusahaan baru, yang sebelumnya tidak ikut serta di job fair pertama. Saya sudah arahkan jangan PT-nya itu-itu aja," tandas Atok.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati